D
Hai hallo, aku bangun dan tersadar, ini hari ke 3. Memulai hari ketiga ini aku mau cerita sesuatu. D
ya D, Datatitaya menurut kamus jawa artinya diam. Mengapa aku memilih kata ini sebagai kata yang pantas untuk tumblr ku. karena sebenarnya aku selalu memikirkannya dalam diam. Aku sampai tidak tau mau berkata apa saat bersama temanku, aku tak tahu kata apa yang pantas untuk dirinya. Melakukan hal seperti ini menurutku benar, hanya menurutku. Aku tak tahu kata orang. Dan mungkin nyaris tidak peduli. Ntah apa yang sedang merasuki hati ku, aku selalu teringat akan kalimat yang selalu ketanamkan pada diri sendiri dari dulu, Jika memang hati ini mencampuri antara urusan teman dan suka, maka jauhilah, jika memang kau pikir kamu akan tergoda, maka sebelum terlambat, jauhilah. Sederhana? ya memang. Tapi aku selalu mencoba hal ini. dan menurut ku begitu sulit. Namun sebelum kisah ini, kisah yang lalu pernah mengalaminya, dan berhasil. Aku selalu berkata pada dirisendiri jika saat itu dia peduli padaku, dia memang baik terhadap semua orang, jangan geer. tapi kini aku terlanjur geer :”
Mungkin tadinya aku hanya diam, menikmati indahnya hariku bersamanya. Namun sekejap hal itu berubah saat aku melihat tweet wanita itu. hmm, wanitanya. Aku rasa wanita itu begitu sayang kepadanya, namun kenapa ia seperti itu. Aku rasa wanita itu benar-benar mengharapkan, kelak, dialah yang akan menjadi imamnya. Dan yang terakhir, aku rasa ia adalah orang yang baik, yang seharusnya tidak melakukan ini, dan aku ingin dia kembali pada jalan yang baik. Aku ingin tidak ada rumor jelek mengenainya. Aku ingin pencitraan ia tetap baik. Aku ingin dia baik-baik saja. Masalah hatiku mungkin belakangan, who cares? Hanya Allah semata, yang mengerti dan tau isi dan kemauan hati ini.
Aku berharap, sangat berharap. Kami bisa menjadi teman baik, yang bisa saling mengetahui batas-batas diantara aku dan dia. Aku tau, minggu ini bisa jadi minggu yang paling berantakan karena aku harus berusaha beradaptasi lebih. tapi entahlah. aku tak mau mengalami itu. aku tau, alamat ini memang tidak ada yang mengetahui. tapi entahlah, sampai semua orang membacanya kelak, hati ini sudah tak peduli akan perasaan sendiri. Aku akan terus mengingat ketika waktu itu telah tiba.



24997
